Pengaruh Kebudayaan Terhadap Pembeli dan Konsumsi


Budaya didefinisikan sebagai kesatuan nilai, artefak, ide dan simbol lain yang memiliki arti yang membantu individu dalam mengomunikasikan, menginterpretasikan, dan mengevaluasi sebagai anggota dari masyarakat (menurut Blackwell). Budaya mempunyai efek sangat besar dalam menentukan bagaimana dan kenapa orang membeli dan bagaimana orang mengonsumsi dan barang dan jasa (Blackwell).

  • Pengaruh budaya pada pengenalan kebutuhan

budaya memperlihatkan persepsi apa yang dibutuhkan terkait dengan tempat tinggal yang berstandar baik berbeda.

  • Pengaruh budaya pada pencarian informasi

pada beberapa kebudyaan ucapan dari anggota keluarga tentang produk atau merek lebih penting dari pada iklan. Tapi, pada kebudayaan lainnya orang-orangnya cenderung mencari informasi di internet.

  • Pengaruh budaya pada evaluasi alternative

Sebagian konsumen meletakkan bobot pada atribut yang mereka anggap penting, tapi tidak dianggap penting oleh sebagian konsumen lainnya. Hal tersebut terjadi karena nilai budaya berpengaruh pada pilihan mereka.

  • Pengaruh budaya pada pembelian

Harga dari produk diharapkan berasal dari hasil negosiasi antara penjual dan pembeli merupakan pengaruh dari budaya

  • Pengaruh budaya pada kinsumsi

Budaya juga memengaruhi bagaimana konsumen mengonsumsi atau menggunakan suatu produk. Konsumen membeli produk untuk mendapatkn kegunaan, bentuk, dan maksud yang pemasar alamtkan semenjak  mereka mendefinisikan konteks budaya dalam mengonsumsi

  • Pengaruh budaya pada pelepasan

Di beberapa kebudayaan merupkan hal yang biasa untuk menjual kembali suatu barang yang sudah tidak berguna atau dudaur ulang. Namun, hal ini berkebalikan dengan budaya lain. Hal itu terjadi karena budaya berpengaruh pada caranya melepas produknya.

Budaya menjadi factor yang penting untuk memengaruhi konsumen dalam proses pembeliannya mengetahui kebudayaan suatu masyarakat akan memepermudah suatu perusahaan untuk mengetahui perlaku pembeliannya

Sumber : Strategi Promosi yang Kreatif dan Analisis Kasus Integrated Marketing Communication oleh Freddy Rangkuti

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: